Join The Community

Search

Soto Kudus Pinang Ranti

Berhubung lagi tumbenan, abis sholat Maghrib di kantor terus naik busway dari Kuningan ke Pinang Ranti traffic-nya lancar sekali. Kurang dari satu jam busway sudah sampai di terminal Pinang Ranti. Berhubung dari buka puasa belum makan makanan yg berat, perut menjadi susah diajak kompromi. Begitu turun dari busway, langsung mencari-cari tempat makan, dan yang menjadi pilihan kali ini adalah warung soto Kudus Bu Hj. Khotijah. Pilih makan disini karena lokasinya dekat dengan penitipan motor dan tidak terlalu ramai. Tempatnya tidak begitu jauh dari terminal busway Pinang Ranti, sedikit berjalan kaki ke arah Pondok Gede dan letaknya ada disebelah kanan jalan. Dulunya tempat ini adalah toko percetakan, tapi sekarang sudah diubah menjadi kios-kios kecil. Salah satu kiosnya adalah warung soto Kudus ini.

Soto Kudus

Tidak perlu menunggu terlalu lama untuk dapat menikmati seporsi soto kudus lengkap dengan berbagai aksesoris pelengkapnya seperti sate telur puyuh, sate ati dan ampela, perkedel, tempe, dan lainnya. Soto kudusnya agak berbeda dengan soto kudus yang biasa saya nikmati, kuah bening dan agak keruh kehitaman serta disajikan dalam mangkuk yang kecil seperti sekoteng. Ayamnya juga dipotong kecil-kecil, mungkin karena menggunakan ayam kampung yang memang lebih mahal dari ayam negeri makanya jadi kecil-kecil.

Soto Kudus

Sekarang waktunya icip-icip. Tidak lupa soto dicampur dengan perasan jeruk nipis dan kecap. Ada satu hal yang menarik dengan kecap yang digunakan di warung soto ini, kecapnya terasa lain dari kecap pada biasanya. Tekstur dan warna kecap agak bening kecoklatan mirip seperti sirup gula aren dan rasa manisnya nikmat sekali. Mirip seperti kecap-kecap tradisional yang ada di kampung-kampung. Rasanya benar-benar pas untuk soto, lebih nikmat dari kecap Bango dan ABC bahkan kecap Nasional yang merupakan kecapnya tukang soto sekalipun. Tapi sayang saya sendiri tidak tahu kecapnya merk apa, mau tanya males juga kok malah kecapnya yg ditanyain bukan sotonya. Rasa soto kudusnya lumayan enak, ternyata perasan jeruk nipis dan kecap yang digunakan membantu citarasa soto menjadi lebih sedap.

Soto Kudus

Soal harga menurut saya agak mahal untuk ukuran warung. Tidak murah tapi tidak terlalu mahal juga. Semangkok soto dengan sepiring nasi dan sate telur puyuh dibanderol dengan harga Rp12.000 saja, belum termasuk dengan minum. Mungkin sewa tempatnya yg membuat harganya begini. Selain soto kudus ayam kampung sebenarnya di warung ini juga tersedia es pisang ijo. Penasaran juga mau cobain es pisang ijonya. Tapi berhubung space di perut sudah full alias kenyang, akhirnya belum kesampean nyicip es pisang ijonya.

Kiat Memilih Daging dan Ikan yang Halal dan Baik

Nur Bowo dan Anton Apriyantono
Halal Watch 
Dirilis tanggal 22 Juli 2012

Daging dan Ikan yang Halal


"Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut nama selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS. Al-Baqarah:173).

Dari ayat di atas jelaslah bahwa makanan yang diharamkan pada pokoknya ada empat:
  1. Bangkai: yang termasuk ke dalam kategori bangkai ialah hewan yang mati dengan tidak disembelih, termasuk kedalamnya hewan yang matinya tercekik, dipukul, jatuh, ditanduk dan diterkam oleh hewan buas, kecuali yang sempat kita menyembelihnya (QS. Al-Maaidah:3).
  2. Darah, sering pula diistilahkan dengan darah yang mengalir (QS. Al-An’aam:145).
  3. Daging babi. Kebanyakan ulama sepakat menyatakan bahwa semua bagian babi yang dapat dimakan haram, sehingga baik dagingnya, lemaknya, tulangnya, termasuk produk-produk yang mengandung bahan tersebut, termasuk semua bahan yang dibuat dengan menggunakan bahan-bahan tersebut sebagai salah satu bahan bakunya.
  4. Binatang yang ketika disembelih disebut nama selain Allah. Menurut HAMKA, ini berarti juga binatang yang disembelih untuk yang selain Allah. Tentu saja semua bagian bahan yang dapat dimakan dan produk turunan dari bahan ini juga haram seperti berlaku pada babi.
Di samping keempat kelompok makanan yang diharamkan tersebut, terdapat pula kelompok makanan yang diharamkan karena sifatnya yang buruk seperti dijelaskan dalam Al Qur'an Surat Al-A`raaf:157 .....dan menghalalkan bagi mereka segala hal yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala hal yang buruk...... 

Apa-apa saja yang buruk tersebut agaknya dicontohkan oleh Rasulullah dalam beberapa Hadits, di antaranya Hadits Ibnu Abbas yang dirawikan oleh Imam Ahmad dan Muslim dan Ash Habussunan: Telah melarang Rasulullah saw memakan tiap-tiap binatang buas yang bersaing (bertaring, penulis), dan tiap-tiap yang mempunyai kuku pencengkraman dari burung. Sebuah Hadits lagi sebagai contoh, dari Abu Tsa`labah: Tiap-tiap yang bersaing dari binatang buas, maka memakannya adalah haram (perawi Hadits sama dengan Hadits sebelumnya).

Ada pula Imam yang tidak mengkategorikan makanan-makanan haram yang dijelaskan dalam Hadits sebagai makanan haram, tetapi hanya makruh saja. Pendapat ini dipegang oleh mazhab Maliki. Akan tetapi, dengan menggunakan common sense saja agaknya sudah dapat dirasakan penolakan untuk memakan binatang-binatang seperti binatang buas: singa, anjing, ular, burung elang, dsb. Oleh karena itu, barangkali pendapat Mazhab Syafi`i lah yang lebih kuat yang mengharamkan makanan yang telah disebutkan di atas.


JENIS DAGING DAN IKAN

Daging Ayam
·              Di pasaran, jenis ayam ras paling banyak dijual, sedangkan ayam kampung karena harganya mahal, lebih jarang ditemui.
·              Ayam ras biasa dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu ayam broiler, ras dan apkir. Ayam broiler dipelihara untuk diambil dagingnya (ayam ras potong). Ciri-ciri: berumur kurang dari delapan minggu, dagingnya bertekstur lembut, empuk dan gurih.
·              Ayam ras, ayam petelur yang digemukan untuk diambil dagingnya. Bibit jenis ini berasal dari ayam petelur pejantan. Karena dipelihara dengan baik, kualitas dagingnya pun baik. Penampilannya mirip dengan broiler, namun ukurannya lebih kecil sehingga sering dijual sebagai ‘’ayam kampung’’. Pasarannya agak terbatas.
·              Ayam apkir, berasal dari ayam petelur yang sudah tidak produktif. Ia dipotong untuk diambil dagingnya. Ciri umumnya: tulang pinggul tebal, tumpul dan kaku, dagingnya liat/ keras karena usianya sudah tua. Ukurannya biasanya besar-besar.
·              Daging ayam dipasarkan biasanya dalam bentuk utuh atau karkas ayam (yang sudah dihilangkan kepala, kaki serta jeroannya).

Daging Kambing
·         Daging kambing memiliki warna merah muda, serat yang lembut dan halus. Lemak daging kambing keras dan kenyal serta berwarna putih kekuningan, selain itu aroma daging kambing lebih keras dibanding daging sapi.

Daging Sapi
·         Daging sapi memiliki warna merah cerah, seratnya halus dan lemaknya berwarna kekuningan. Kondisi daging keras, namun tidak kaku, daging yang kaku dan gelap menunjukkan penyembelihan dilakukan dalam kondisi yang tidak tepat, artinya hewan disembelih dalam keadaan stres atau kehabisan tenaga.

Daging Kerbau
·         Warna dagingnya lebih tua (merah tua) dibanding daging sapi, seratnya lebih kasar dan lemaknya kuning serta keras.

Daging Babi
·         Daging babi memiliki warna yang bervariasi dari merah muda hingga perak kemerah-merahan, serat halus dan kompak. Lemaknya putih jernih, lunak dan mudah mencair pada suhu ruang (27,50C).

Daging Kalengan
·     Sebagaimana pangan kemasan, daging kalengan harus ekstra diwaspadai karena isinya mungkin lebih susah untuk dikenali langsung. Tapi dengan dikemas, bisa jadi konsumen lebih mudah mengenalinya melalui informasi dalam kemasan

Daging Campuran
Umumnya daging campuran merupakan daging yang telah digiling sehingga cukup sulit untuk mendeteksi apakah ada daging yang haram atau tidak satu persatu bagi yang belum tahu. Untuk itu, yang perlu diperhatikan dalam membeli daging giling ialah:
  • Kenali ciri khas masing-masing daging
  • Berbelanjalah pada pasar yang tidak menjual daging babi/ yang sudah dipercaya
  • Jika menginginkan daging giling, gilinglah pada tempat yang telah kita percaya dan sudah terbukti tidak menggiling daging babi
  • Perhatikan harganya, jika terlalu murah dibandingkan dengan harga rata-rata maka perlu diwaspadai.
  • Hatta untuk daging utuh campuran, cukup sulit bagi awam untuk membedakan apakah ada pencampuran daging babi atau daging celeng, akan tetapi sekali lagi harga yang dibawah rata-rata bisa dijadikan indikasi adanya pencampuran sehingga jika menemui daging dengan harga murah maka sebaiknya tidak dibeli.
Daging Impor
  • Secara peraturan semua daging (kecuali daging babi) yang diimpor ke Indonesia harus halal, dalam hal ini setiap daging yang masuk ke Indonesia harus disertai dokumen yang memadai seperti adanya sertifikat halal yang diakui oleh Kemtan dan MUI. Akan tetapi, sering terjadi masuknya daging ilegal ke Indonesia, termasuk dalam hal ini yaitu jeroan seperti hati. Tentu saja bagi awam akan sukar sekali melacak asal usul daging ini, oleh karena itu biasanya hargalah yang bisa dijadikan patokan dimana jika harganya terlalu murah dibandingkan dengan harga rata rata maka perlu dicurigai. Selain itu, tidak ada salahnya untuk menanyakan asal usul daging kepada pedagang yang menjual daging tersebut. Dalam suatu survey yang dilakukan oleh LPPOM MUI, ada hati yang dijual di pasar sekitar Bogor yang di kemasannya tercantum negara pengimpornya yaitu Swiss, padahal telah diketahui bahwa Swiss tidak memperkenankan penyembelihan secara Islami.

Ikan
  • Bangkai ikan dan hasil laut lainnya adalah jenis bangkai yang dihalalkan dalam Islam. Tetapi sebagai produk yang kaya protein dan lemak, ikan mudah sekali mengalami kerusakan sesudah mengalami kematian dan menjadi media yang sangat disukai oleh mikroorganisme yang merugikan. Oleh karena itu pilihlah ikan yang masih baik kondisinya, jika sudah tidak baik maka jangan dibeli karena jika dikonsumsi akan menimbulkan penyakit.

CIRI KUALITAS DAGING DAN IKAN

Daging Ayam
Normal
Rusak/BANGKAI (DUREN)
  • Dipotong di RPA (Rumah Potong Ayam) resmi yang sudah sudah bersertifikat halal
  • Dipotong bukan di RPA resmi tapi pemotongannya benar
  • Lehernya terdapat bekas sembelihan yang memutus tiga uratnya
  • Persendiannya masih lemas dan bersih (tidak berdarah gumpal) ketika dipotong
  • Permukaan tidak berlendir
  • Berbau khas ayam
  • Kulit karkas berwarna putih atau sedikit kuning muda, merata di semua bagian tubuh, tidak mudah terkelupas
  • Ketika digoreng bau khas ayam dan tulang tidak menghitam
  • Mata ayam yang sehat akan berwarna cerah dan jernih

  • Proses pemotongannya dilakukan di RPA tidak resmi dan tidak diyakini kebenaran cara pemotongannya
  • Luka dibagian tubuh ayam akan mempercepat terjadinya kontaminasi oleh mikroorganisme serta pembusukan
  • Berbau keras dan tulang menghitam
  • Agak keras atau berbau busuk. Lembek, kulit gampang terkelupas
  • Warna kulit karkas terlalu kuning boleh jadi karena diberi pewarna agar daging tampak masih baru
  • Warna sebagian kulit merah tua cenderung hitam tidak merata terpusat di daerah tertentu terutama sayap
  • Bau bahan pengawet yang berlebihan bercampur bau daging busuk
  • Permukaannya lembek karena ada air di antara daging
  • Warna daging kebiruan karena darah tidak keluar dengan sempurna. Jika disimpan dalam freezer menjadi kemerahan

Daging Sapi

CIRI-CIRI  DAGING SAPI

Hidup
Diglonggong
Mati
Warna
Kekenyalan
Bau
Rigor Mortis
Bidang Irisan
Daya Tahan
Bila Dimasak
Perlakuan pasar
Merah mengkilat
Kenyal & kesat
Khas daging sapi
Aktif
Tidak rata         
Lama
Susut wajar
Digantung
Merah pucat
Lembek
Khas daging sapi
Aktif
Tidak rata         
Sedang
Susut sampai 50%
Diwadahi
Coklat tua/hitam
Tidak kenyal
Busuk/anyir
Tidak aktif
Rata
Cepat
Susut sedikit
Diwadahi



Ikan

BAIK
TIDAK BAIK
  • Bau khas ikan
  • Lendir tipis dan bening pada seluruh tubuh dan khususnya pada bagian insang
  • Insang merah terang
  • Mata jernih dan terang
  • Kulit terang, daging padat dan keras (jika ditekan dengan jari akan kembali lagi seperti semula) berwarna putih terutama di bagian perut
  • Sisik mengkilat, dilapisi lendir bening, dan tidak mudah lepas
  • Jika dimasukkan ke dalam air akan tenggelam
  • Bau busuk, asam terutama di bagian insang.
  • Lendir keruh
  • Insang coklat suram atau abu-abu
  • Mata suram dan berkerut atau pecah
  • Warna ikan suram, tidak tertutup lendir, daging lembek dan kuning kemerahan terutama dibagian punggung dan isi perut mudah keluar
  • Sisik mudah lepas
  • Mengapung


Daging Kalengan

  • Pastikan label pada kemasan produk memuat nomor MD (makanan dalam negeri) atau ML (makanan luar negeri) dan label halal. Produk pangan hasil industri kecil, biasanya bernomor pendaftaran PIRT. 
  • Cermati informasi lainnya pada label, misalnya komposisi, penggunaan dan cara penyimpanan produk. Juga lihat tanggal kadaluarsanya (expired).
  • Jangan beli makanan kaleng yang kalengnya tak lagi sempurna (penyok/karatan)



TipMemilih Daging Halal

  • Pilihlah tempat membeli daging yang hanya menjual daging yang halal, tidak bercampur antara yang halal dengan yang haram seperti daging babi.
  • Jika membeli daging di supermarket atau toko daging, pastikan bahwa daging yang dijual adalah daging yang diperoleh dari rumah pemotongan hewan yang telah mendapatkan sertifikat halal.  Kita bisa menanyakan sertifikat halal ini kepada penjual daging ybs.  Perlu diketahui bahwa daftar rumah potong hewan yang telah mendapatkan sertifikat halal dapat diperoleh di daftar produk halal yang ada di Jurnal Halal terbitan LPPOM MUI Pusat, atau dapat dilihat di http://www.halalmui.org
  • Jika kita membeli daging di tempat yang tidak memungkinkan untuk menanyakan apakah daging yang dijual berasal dari rumah potong hewan yang telah mendapatkan sertifikat halal atau bukan, sebagai contoh membeli daging di warung, pasar tradisional atau pedagang keliling, maka kita harus menanyakan asal usul daging yang akan kita beli.  Pastikan dan yakinkan bahwa daging yang kita beli adalah daging yang berasal dari hasil pemotongan dengan cara yang Islami, tinggalkan jika kita ragu-ragu dengan keterangan yang diberikan.  Belilah di tempat yang kita yakin menyediakan daging yang berasal dari hasil pemotongan yang Islami.  Untuk daging ayam, jika kesulitan mendapatkan daging ayam yang halal atau kurang yakin maka sebaiknya membeli ayam hidup lalu dipotong sendiri atau minta dipotongkan dan disaksikan sendiri pemotongannya.

Memilih Restoran Halal

Anton Apriyantono
Halal Watch
Dirilis tanggal 24 Juli 2012

Restaurant table 15 by Cedric's pics, on Flickr CC BY-NC-SA

            Konsumen muslim di Indonesia, karena merasa muslim adalah mayoritas di Indonesia, seringkali tidak sadar bahwa tidak semua restoran di Indonesia menyediakan makanan halal.  Tidak sadar pula bahwa walaupun di restoran tersebut tidak menyediakan masakan babi atau minuman keras ternyata makanan yang disajikan tidak semuanya dijamin halal.  Hal ini dapat terjadi diantaranya akibat ketidaktahuan si pengelola restoran maupun konsumen itu sendiri.  Oleh karena itu menjadi penting bagi konsumen untuk mengetahui peraturan yang berlaku, jenis makanan yang diragukan kehalalannya dan bagaimana cara terbaik untuk memilih restoran yang halal seperti akan dijelaskan dibawah ini.

Peraturan
            Di Indonesia tidak ada peraturan yang mengharuskan setiap restoran harus menyediakan makanan halal, tidak juga ada keharusan memeriksakan kehalalan makanan yang disajikan restoran ybs.  Yang ada adalah apabila si restoran ingin mengklaim bahwa restorannya menyajikan makanan halal maka harus memeriksakan makanannya ke MUI, apabila si restoran tersebut telah mendapatkan sertifikat halal maka si restoran berhak mencantumkan logo halal pada restorannya.  Peraturan ini sebetulnya merupakan analogi peraturan yang berlaku pada produk pangan dalam kemasan dimana pencantuman label atau tanda halal pada produk dalam kemasan harus didasarkan atas sertifikat halal yang dimiliki oleh produk tersebut dimana sertifikat tersebut didasarkan pada hasil pemeriksaan oleh lembaga yang berwenang (MUI).
            Masalahnya, seringkali si pengelola restoran mencantumkan label atau tanda halal di restorannya walaupun restoran tersebut belum pernah diperiksa sama sekali oleh yang berwenang (MUI).  Bahkan, ada satu restoran Jepang (kejadiannya sudah lama) yang telah diperiksa MUI tapi tidak memperoleh sertifikat halal karena dalam pembuatan makanannya masih mengggunakan sake dan mirin (keduanya masuk kedalam golongan khamar), ternyata si restoran tersebut mengiklankan dirinya sebagai restoran halal.  Praktek-praktek seperti ini jelas sangat merugikan konsumen.  Untuk kasus yang pertama dimana restoran mencantumkan sendiri label halal tanpa pemeriksaan itu jelas tindakan yang tidak fair karena konsumen tidak mengetahui bagaimana makanan yang disajikan si restoran dibuat dan tidak ada pihak yang ketiga dan berwenang yang menjadi saksi dalam pembuatan makanan yang disajikan.  Dalam kasus yang kedua dimana sudah jelas jelas si restoran tersebut menyajikan makanan yang tercampur bahan yang haram sehingga makanan yang disajikan juga haram, sudah melakukan penipuan terhadap konsumen karena berani mengklaim dan mengiklankan restorannya menyajikan makanan halal padahal haram.  Celakanya, hampir tidak ada sangsi yang diterima oleh restoran walaupun mencantumkan label halal atau mengiklankan restorannya sebagai halal tetapi tidak diperiksa dan dinyatakan halal oleh yang berwenang, atau melakukan penipuan sekalipun.
            Sebagai konsumen kita harus waspada dan teliti karena jika si restoran tersebut tidak memiliki sertifikat halal maka artinya kehalalan makanan yang disajikan restoran ybs tidak ada lembaga berwenang yang menjamin.  Sayangnya, masih sedikit restoran yang telah memiliki sertifikat halal (lihat daftarnya di www.halalmui.org), oleh karena itu pengetahuan kitalah yang harus ditingkatkan sehingga bisa mengetahui mana restoran yang menyajikan makanan yang diragukan kehalalannya dan mana yang tidak.

Jenis makanan yang secara umum diragukan kehalalannya
            Secara umum makanan moderen lebih rawan kehalalannya (dibandingkan dengan makanan tradisional) karena bahan yang digunakan banyak yang impor dan berasal dari negara non muslim (khususnya bahan hewani dan turunannya).  Secara khusus konsumen muslim harus mewaspadai masakan Cina karena dalam pembuatannya sering melibatkan lemak babi dan arak, baik dalam bentuk arak putih maupun arak merah (ang ciu).  Selain itu, kie kian yang sering digunakan dalam pembuatan cap cai dalam pembuatannya melibatkan lemak babi.
            Masakan Jepang dan sejenisnya dalam pembuatannya sering melibatkan sake dan mirin, keduanya masuk kedalam golongan khamar sehingga masakan yang dibuat dengan menggunakan sake dan mirin tidak diperkenankan dikonsumsi oleh umat Islam.  Masakan Barat juga rawan kehalalannya karena banyak menggunakan keju (status kehalalannya syubhat), wine (khususnya masakan Perancis), daging yang tidak halal, buillon (ekstrak daging), wine vinegar, dll.
            Cukup banyak pula restoran, warung, kaki lima, gerobak dorong yang masih menggunakan ang ciu (anggur merah) dalam pembuatan masakannya seperti masakan seafood, nasi goreng, dll, bahkan masih ada pula praktek merendam ayam dalam arak sebelum diolah lebih lanjut.

Bagaimana memilih?
            Dalam memilih mana restoran yang menyajikan makanan yang kehalalannya terjamin di Indonesia memang agak repot mengingat jenis restoran yang ada sangat banyak dan bervariasi dari mulai warung tegal, warung tenda, restoran kecil, restoran besar, restoran fast food, dll. Walaupun demikian, ada beberapa saran yang dapat dijadikan pegangan yaitu:
1.      Pilihlah restoran yang telah mendapatkan sertifikat halal (lihat daftarnya di www.halalmui.org).  Restoran yang telah mendapatkan sertifikat halal sudah tidak perlu diragukan lagi kehalalan makanan dan minuman yang disajikannya.
2.      Jika kita tidak membawa daftar restoran halal maka pada waktu masuk ke restoran yang kita ragu atas kehalalan makanan dan minuman yang disajikan maka tanyakanlah sertifikat halal yang dimiliki oleh restoran tersebut secara sopan.  Jangan terkecoh dengan adanya label atau tanda halal yang ada di restoran ybs karena seperti telah dijelaskan sebelumnya, tidak selalu benar apa yang dinyatakan oleh restoran tsb.  Jika kita ragu terhadap kehalalan makanan dan minuman yang disajikan oleh restoran yang tidak memiliki sertifikat halal maka harus kita hindari restoran tsb.
3.      Hindari restoran yang menyajikan masakan yang secara umum diragukan kehalalannya seperti telah dijelaskan sebelumnya, kecuali restoran tersebut telah mendapatkan sertifikat halal dari yang berwenang.
4.      Tidak ada salahnya bertanya secara sopan dan baik untuk memastikan bahwa restoran yang kita datangi tidak menyajikan masakan yang diragukan kehalalannya. Sebagai contoh, kita dapat bertanya “apakah dalam pembuatan masakan di restoran ini menggunakan ang ciu?”, jika jawabannya “ya” maka kita katakan “terima kasih, maaf saya tak jadi makan di tempat ini, ada keperluan lain”, lalu kita meninggalkan restoran tsb.
5.      Hindari restoran yang menyajikan masakan yang jelas jelas haram seperti produk babi dan minuman keras.  Jangan pula makan di restoran yang menyajikan masakan halal bercampur dengan masakan haram seperti produk babi atau minuman keras.  Tidak ada jaminan bahwa masakan yang disajikan tidak bercampur dalam pembuatannya dengan masakan yang haram.  Dalam hal minuman keras, kita diperintahkan untuk menghindari tempat dimana minuman keras disajikan.


Hari Pertama Sekolah

Hari ini adalah hari pertama Shazia sekolah. Agak rewel pas mau diantar ke sekolah, pas sampe di sekolahnya, Shazia nangis terus dan nggak mau masuk ke dalam kelas. Akhirnya baru bisa diam setelah dibujuk sama Bu Guru. Karena hari ini adalah hari pertama, jadi belum ada kegiatan belajar, baru hanya perkenalan dengan teman-temannya dan para guru.

Shazia Sekolah

TK Ros Jati asih

Sekolahnya tidak terlalu jauh dari rumah, hanya beberapa puluh meter saja dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Lokasinya yang di dalam lingkungan perumahan dan tidak berada di pinggir jalan raya membuat suasana terasa hening dan tenang, tidak terlalu bising dengan suara lalu lalang kendaraan. Suara gemericik air kolam renang dan pohon rambutan yang teduh dan rindang di halaman sekolah membuat suasana nyaman bagi para orang tua yang menunggu sampai selesai sekolah.

TK Ros Jati asih

TK Ros Jati asih


Selama seminggu ini sekolah masih libur, tanggal 23 Juli sekolah efektif dimulai. Enaknya sekolah disini selain dekat dengan rumah juga karena ada kolam renangnya. Shazia paling suka berenang, makanya dipilih sekolah ini. Setiap hari kamis ada pelajaran berenang, jadi tidak perlu pergi ke waterpark lagi kalo mau berenang.


ShowMe! Photo Blogger For BlackBerry

ShowMe! Photo Blogger

Browsing appworld BlackBerry ketemu dengan aplikasi ShowMe! Photo Blogger, aplikasi untuk posting dan upload picture kedalam blog. Aplikasi yang praktis dan mudah digunakan serta mendukung aplikasi blog yang sudah populer seperti Blogger, Wordpress, dan Typepad.

Photo bisa di post ke blog langsung dari kamera BlackBerry atau diambil melalui picture folder BlackBerry. Tapi sayang saat ini hanya bisa upload 1 photo saja. Untuk bisa memakai aplikasi ini terlebih dahulu kita harus sudah bisa posting kedalam blog melalui email. Jadi pastikan konfigurasi post by email di blog Anda sudah benar karena aplikasi ini menggunakan koneksi email untuk posting kedalam blog.

Contoh post saya melalui aplikasi ini adalah Shazia Mandi Bola. Kayaknya gara-gara aplikasi ini bakalan bisa bikin autis pake BalckBerry :)