Join The Community

Search

Pengganti Angciu


Chinese food sudah begitu populer di Indonesia. Bahkan kita bisa menemuinya di restoran-restoran pinggir jalan. Siapapun suka dengan chinese food, selain karena rasanya yang enak, mudah dan cepatnya chinese food dibuat menjadi pilihan banyak orang.

Tetapi ada satu bumbu pelengkap yang biasa digunakan pada chinese food yang tidak boleh dikonsumsi oleh umat islam, yaitu Angciu atau arak merah. Kita lebih mengenalnya dengan sebutan sari tapai, seperti yang tertera di label pada botolnya.

Penggunaan angciu ini sudah begitu meluas dan bahkan tukang nasi goreng gerobak pinggir jalan juga menggunakan angciu ini sebagai bumbu pelengkap masakannya. Seringkali saya temukan pada warung tenda seafood dan nasi goreng pingir jalan. Yang membuat saya lebih prihatin adalah para penggunanya adalah umat  islam sendiri. Sepertinya mereka belum mengetahui atau mungkin sebenarnya mengetahui tapi tetap menggunakannya dengan alasannya masing-masing.

Lalu selanjutnya, apakah ada bahan halal lain yang bisa digunakan sebagai pengganti angciu ini? Tentunya ada. Dari yang saya ketahui dari rekan-rekan milis Halal-Baik-Enak, mereka menyarankan untuk menggunakan bahan-bahan seperti dibawah ini.
  • Kecap Asin (bisa dicari yang sudah bertanda halal LPOM MUI)
  • Perasan jeruk lemon
  • Air Jahe
Ketiga bahan diatas dicampurkan semuanya, mengenai komposisinya bisa disesuaikan dengan selera. Jadi jika kita ingin membuat chinnese food dan tumisan seafood maka kita tidak perlu lagi menggunakan angciu, cukup menggunakan ketiga bahan diatas dan dijamin masakannya tidak kalah enak dan pasti dijamin halal.


10 comments:

makasih infonya Senoji :)

linknya udah terpasang di Blogroll sob :)
check this

nice artikel kak

jangan lupa kunjungi blog saya yach..

http://zi-share.blogspot.com

thanks

terima kasih ya :)
blog-nya keren banget...template-nya beda banget

perbandingan tiap bahan berapa banding berapa ya? thanks infonya

terima kasih atas komentarnya :)
untuk perbandingannya bisa sesuai selera, intinya adalah untuk menciptakan nuansa rasa yang asam, asin, dan sedikit pahit (umami kalo ajinomoto bilang :D). untuk mudahnya bisa menggunakan perbandingan 1:1, contoh 1 sendok makan kecap asin dicampur dengan 1 sendok makan perasan jeruk lemon dan 1 sendok makan air jahe. kalau suka dengan rasa yang asin, jumlah takaran kecap asinnya bisa ditambah menjadi 2 sendok dan begitu juga sebaliknya.

hampir semua makanan danminumanyg kita konsumsi mengandungalkohol walaupun prosentasinya kecil dan ulama berbeda pendapat lalu dimana batasan halal haramnya.....

@Anon more
Terima kasih atas komentarnya, semoga link berikut ini bisa memberikan penjelasannya.

http://rumaysho.com/hukum-islam/umum/2888-salah-kaprah-dengan-alkohol-dan-khomr.html

Post a Comment