Join The Community

Search

Islam Memelihara Kehidupan Manusia

Oleh : Ibnu Satrijo




Sesungguhnya Islam memelihara lima perkara yg amat penting bagi manusia yaitu: Agama, jiwa, akal, harta, kehormatan dan keturunan. Imam Asy Sathibi berkata,"Umat ini telah bersepakat bahwa syari'at ini diletakkan utk menjaga lima perkara yg penting yaitu, agama,jiwa,keturunan,harta dan akal." (Al Muwafakat 1/38).



1. Adapun agama,maka Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Mulia berfirman:

"Dan inilah jalanku yg lurus maka ikutilah,dan janganlah mengikuti jalan- jalan yang lainnya,niscaya (jalan-jalan) tersebut akan memecah belah kalian dari jalannya." (QS Al An'am:153).

Allah menyuruh kita mengikuti jalannya krn itu adalah keselamatan dlm agama,dan melarang utk mengikuti jalan2 lainnya krn hal itu dpt merusak agama kita dan menjerumuskan kedalam api neraka.
Tujuan islam memelihara agama adalah krn manusia mempunyai hawa nafsu dan syahwat,maka Islam datang utk mluruskannya dan membimbing kpd jalan kebaikan. Dan manusia sendiri mempunyai fitrah utk mempertuhankan,maka Islam datang membimbing utk hanya mempertuhankan Allah semata dalam seluruh ibadah.Sehinga kedekatan hamba kpd Rabbnya menimbulkan byk sifat dan perangai yg bermanfaat utk pribadi dan masyarakatnya.
Islam pun meletakan segala wasilah utk menjaga agama,wasilah itu adalah:

Amal,
karena sesungguhnya buah yg diinginkan dari mengutus Rosul dan menurunkan kitab2 adalah amal shalih.Allah pun menjanjikan pahala besar bagi orang yg beramal shalih,sebagaimqnq dalqm firman Allah Ta'ala:
"Itulah surga yg diwariskan kepada kamu,disebabkan apa yg dahulu kamu amalkan." (QS AL A'raf:43).

Berhukum dengannya,
Allah swt meniadakan keimanan dari orang yg tidak berhukum kepada apa yg Allah turunkan,firman-Nya:
"Maka tidak,demi Rabbmu mereka tidak beriman sampai berhukum kepadamu dalam perkarayg mereka perselisihkan diantara mereka,kemudian tdk mendapatkan dalam dirinya rasa berat utk menerima keputusanmu,dan mereka menyerahkan diri dgn sebenar-benarnya penyerahan." (QS An Nissa:165).

Mendakwahkannya,
Agama tidak akan tegak tanpa adanya dakwah yg mencakup:pengajaran,amar ma'ruf nahi munkar,menolak segala macam penyimpangan,yg porosnya adalah tashfiyah dan tarbiyah. Allah berfirman:

"Katakan (Muhammad) inilah jalanku,aku berdakwah kpd Allah diatas bashirah aku dan orang2 yg mengikutiku." (QS YUSUF:108).


Berjihad,
Ia adalah tonggak kejayaan Islam,dengannya Islam menjadi mulia,tanpanya Islam menjadi hina, Nabi saw bersabda:

"Apabila kamu berjual beli dgn cara 'ienah (riba),memegang ekor2 sapi,ridho dgn tanaman,dan meninggalkan jihad,maka Allah akan menguasakan kepada kamu kehinaan,tdk akan dicabut darimu kehinaan tersebut sampai kamu kembali kepada agamamu." (HR ABU DAWUD dan di shahihkan oleh Syaikh AlBani dalam silsilah shahihah no.11).

2. Adapun jiwa,maka Allah Ta'ala berfirman:

"Barangsiapa yg membunuh seorang mukmin dengan sengaja,maka balasannya adalah Neraka Jahannam,ia kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah murka dan melaknatnya dan menyediakan untuknya adzab yg pedih." (QS AN NISSA:93).

Maka Allah dan Rosul-Nya mengharamkan segala perkara yg menjerumuskan kepadanya,Nabi saw bersabda:

"Mencaci seorang mukmin adalah kefasikan,dan memeranginya adalah kekafiran." (HR BUKHARI DAN MUSLIM).

Maka Islam pun menegakkan qishash,memerintahkan membawa bukti2 dlm tuduhan pembunuhan,semua itu dlm rangka memelihara jiwa seorang muslim,bahkan Allah mengizinkan memakan sesuatu yg diharamkan ketika terjadi darurat,dalam rangka memlihara kehidupan seorang hamba.

Dalam rangka memelihara jiwa manusia,Islam memberikan kunci-kunci kesehatan,yaitu memelihara stamina tubuh dgn diizinkannya musafir dan org yg mempunyai udzur utk tidak berpuasa,tdk mengkonsumsi makanan yg membahayakan tubuh,dan mengeluarkan unsur2 yg rusak dr dalqm tubuh dgn dibekam,dll.

3. Akal,maka Islam sangatmemperhatikan akal dr beberapa sisi:
  • PERTAMA
Bahwa Allah swt sering kali menyebutkan akal dalam kitab-Nya,beberapa banyak Allah mengatakan "Agar kamu berakal" atau "jika kamu orang yg berakal",hal ini menunjukan bahwa Islam memberikan kepada akal urgensinya sbg alat utk memahami ayat2 Allah dan sunnah Rosul-Nya,agar sampai kepada mashlahat yg besar dan terhindar dari mafsadah.
  • KEDUA
Bahwa Islam menjadikan akal sebagai sebab adanya taklif (pembebanan),org yg tdk berakal tdk disebut mukallaf,sebagaimana sabda Nabi saw:
"Diangkat pena dari tiga orang: orang yg tidur sampai dia bangun,anak kecil sampai ia baligh,dan orang gila sampai ia sembuh." (HR AHMAD dan lainnya).
  • KETIGA
Islam mengharamkan segala sesuatu yg merusak akal,baik yg hissiyah seperti arak,atau yg bersifat maknawi seperti pemikiran2 yg merusak.
Namun kedudukan akal dalam Islam hanyalah sebagai alat untuk memahami wahyu yang Allah turunkan kepada Rosul-Nya,bukan utk menentang lebih-lebih menolak dalil dengan klaim tidak masuk akal.

4. Keturunan,maka Islam memerintahkan umatnya utk memelihara kemaluan dan melarang zina. Islam menganjurkan pernikahan,Nabi saw bersabda:

"Wahai para pemuda,siapa diantara kalian yg mampu ba'ah,maka hendaklah ia menikah,karena halbitu lebih menundukan pandangan,dan memelihara kemaluan,dan siapa yg tdk mampu,maka hendaklah ia berpuasa krn itu adalah perisai baginya." (HR BUKHARI dan MUSLIM).

Islam melarang kependetaan yg tdk mengenal pernikahan krn sangat bertentangan dgn fitrah manusia,bahkan Nabi saw menyuruh menikahi wanita yg banyak anaknya krn Beliau berbangga dgn banyaknya umat pada hari kiamat.

5. Harta,maka Nabi saw bersabda:

"Sesungguhnya darah,harta,dan kehormatan kalian adalah haram atas kalian." (HR BUKHARI dan MUSLIM)

Islam menyuruh kita mencari rezeki yg halal,dan mengharamkan mengkonsumsi semua yg haram. Islam mengharamkan menyia-nyiakan harta,mengharamkan memakan harta manusia dgn tanpa hak,mengharamkan riba,menegakkan sanksi pencurian,memerintahkan membayar hutang,menjelaskan hukum2 barang temuan (luqathah),bahkan Islam memandang orang yg mati karena membela hartanya sebagai orang yang mati syahid. ((diringkas dari kitab Maqashid Syari'ah Islamiyah karya Dr Muhammad Sa'ad Al Yubi))

0 comments:

Post a Comment